Tundukkan Kamboja 2-0, Indra: Timnas U-19 Punya Banyak Peluang

GATRA - Wednesday, 04 October 2017 23:27
Tim Nasional Indonesia vs Kamboja (Antara/Sigit Kurniawan/yus4)

Bekasi, gatra.com - Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 berhasil mengalahkan Kamboja dalam pertandingan persahabatan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Rabu malam (4/10).


Meski berhasil mengalahkan tamunya, Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, mengatakan, anak asuhnya mempunyai banyak peluang untuk mencetak gol. Pada babak pertama, setidaknya ada 4 peluang yang terbuang percuma.

Pada babak pertama, lanjut Indra, timnya masih kesulitan untuk menjebol gawang Kamboja karena mereka menampilkan formasi bertahan. "Seperti yang kita prediksi, Kamboja memberi kesulitan kepada kita, mereka sangat paham Indonesia, bertahannya kompak," ujarnya.

Lima menit jelang babak kedua berakhir, Egy Maulana Vikri dan Rafly Mursalim berhasil memecah kebuntuan. Rafly mencetak gol pembuka pada menit 86. Tak berselang lama, Egy kembali menggetarkan jala gawang Kamboja yang dikawal Chea Vansak pada menit 89 dan membawa Indonesia unggul 2-0.

Indonesia mendominasi pertandingan sejak wasit Teetitchai Nuarjan meniup peluit. Timnas menggempur pertahanan Kamboja dari sayap kiri maupun kanan. Beberapa kali serangan Indonesia mengancam gawang Kamboja.

Setidaknya ada 4 peluang yang gagal diselesaikan karena tendangan pemain Timnas Indonesia masih melenceng dari gawah atau bisa dibaca oleh kiper Chea Vansak. Kesalahan pemain Indonesia hampir membuat Timnas Kamboja menjebol gawang Indonesia yang dikawal Gianluca Rossy.

Kesalahan pemain Indonesia di antaranya pada menit 24, saat Kadek Raditya kurang cermat memberikan bola kepada penjaga gawang Gianluca Rossy yang berhasil dimanfaatkan kapten Kamboja Kiat Timheng yang berhasil memotong arah bola dan mencoba menjebol gawang. Beruntung, bek Nurhidayat Haris sigap membuang bola yang sudah mengarah ke gawang.

Pada akhir babak pertama, Timnas Indonesia hampir menjebol gawang Chea Vansak melalui sepak pojok yang dilakukan M Iqbal disambut Nurhidayat Haris yang segera mengopernya ke arah Egy. Sayang, bola melayang di atas mistar gawang sehingga babak pertama ditutup dengan skor kacamata.

Memasuki babak kedua, Kamboja masih tetap lebih memperkokoh lini pertahanannya dan terbukti efektif meredam serangan Timnas Indonesia. Kebuntuan Timnas Indonesia berakhir setelah tendangan M Rafly dari luar kotak penalti di tengah kepungan tiga pemain lawan berhasil mengoyak jala gawang Kamboja.

Unggul 1-0 menambah semangat dan daya gedor Timnas Indonesia. Beberapa menit kemudian, kapten Timnas Indonesia, Egy menggandakan kemenangan. Egy berhasil melakukan penetrasi dari luar kotak penalti hingga sayap kanan gawang, kemudian mengarahkan laju bola menyilang ke sudut kiri gawang tanpa mampu dihalau kiper Kamboja.

Indonesia harusnya menambah 1 gol dari titik putih pada perpanjangan waktu di babak kedua. Sayang, tendangan Saddil Ramdani berhasil dibaca oleh penjaga gawang Kamboja.

Pelatih Timnas Kamboja U-19 Kazuniri Inoue mengakui kekuatan tim Indonesia dalam agenda uji coba itu. "Indonesia terlalu lama menguasai bola, sehingga pemain saya kelelahan. Pemain Indonesia bagus, kami kalah karena stamina pemain sudah habis duluan," ujarnya dikuti dari Antara.

Dia mengaku sempat mencoba melakukan penyerangan pada babak kedua, namun lini bertahan Indonesia diakuinya sangat kuat. "Kami mencoba terus melakukan penyerangan, kami tidak berupaya bertahan, tapi Indonesia baik dalam menguasai bola," katanya.


Reporter: Iwan Sutiawan

Last modified on Thursday, 05 October 2017 10:19