Perhatian Bakal Tertuju pada Bale dan Hazard

GATRA - Friday, 01 July 2016 16:59

Bordeaux, GATRAnews - Wales senang menjadi underdog pada laga perempat final Euro 2016 melawan Belgia pada Sabtu (2/7) dini hari WIB, namun dengan predikat seperti pun mereka terbukti mampu menggigit keras. Sebaliknya, Belgia yang akhirnya kompak sebagai tim untuk menghancurkan Hongaria 4-0 pada 16 Besar dianggap favorit pemenang laga perempat final ini. Namun Belgia punya alasan khawatir terhadap Wales karena negeri ini pernah mengalahkannya 1-0 di Cardiff dan seri 0-0 di Brussels pada kualifikasi Euro 2016.

Belgia berada dalam tekanan besar karena generasi emas mereka dituntut mewujudkan janji merebut trofi juara sebuah turnamen besar. Wales juga dihuni oleh generasi emas, namun kecuali Gareth Bale, generasi emas Wales tidak semenonjol Belgia yang berperingkat dua dunia.

"Kami biasanya bagus pada situasi ketika kami ditantang," kata bek Wales Chris Gunter seperti dikutip Reuters.

"Belgia adalah tim yang menawan dan mereka benar dengan pintu mereka sendiri namun itu juga yang bisa kami manfaatkan sebagai keuntungan kami."

Pada pertandingan ini, seperti laporan Antara, semua mata akan tertuju kepada Bale dan Eden Hazard.

Bale yang merupakan pemain termahal di dunia telah mencetak tiga gol dan sekali memicu gol bunuh diri Irlandia Utara saat Wales menang 1-0 pada 16 Besar. Sedangkan Hazard menjadi hidup saat melawan Hungaria. Dia mengaransemen gol yang diciptakan Michy Batshuayi dan menciptakan golnya sendiri dua menit kemudian.

Kapten Belgia itu lagi didera cedera paha sehingga absen berlatih, namun begitu sembuh dia akan kembali ke kota yang telah membesarkan namanya itu.

Wales memainkan turnamen besar pertama mereka sejak Piala Dunia 1958 ketika saat itu mereka kalah pada perempat final dari Brasil yang kemudian menjadi juaranya.

"Wales adalah tim yang sangat kuat, dan tidak hanya memiliki Gareth Bale; mereka memiliki pemain-pemain lain yang bagus," kata pelatih Belgia Marc Wilmots.

Sebaliknya, Belgia bermain dengan determinasi tinggi hingga ke dalam daerah lawan. Wilmots menunjuk playmaker Kevin De Bruyne yang tak mengenal lelah dan menjadi figur berpengaruh dalam tim. Sedangkan Romelu Lukaku yang sudah mencetak 27 gol pada 52 penampilan bersama Everton selalu memesankan ancaman kepada tim mana pun.

"Mereka memiliki pemain di dalam lapangan dan di pinggir lapangan yang menggetarkan tim internasional mana pun," kata manajer Wales Chris Coleman.

"Tetapi dalam empat tahun terakhir kami sudah bertemu empat kali dan sekali menang serta dua kali seri, jadi tidak ada yang harus ditakutkan."



Editor: Edward Luhukay

Last modified on Friday, 01 July 2016 15:34